Mengajukan aplikasi visa ke Korea Selatan tanpa bantuan biro perjalanan

Beberapa teman yang pernah ke Korea Selatan menganjurkan untuk menggunakan jasa biro perjalanan. Namun beberapa teman bilang ngurus sendiri lebih mudah dan lebih murah. Akhirnya, dengan alasan waktunya mepet, saya coba urus visa sendiri ke kedutaan Korea Selatan. Sebab bila pakai jasa biro perjalanan butuh waktu lebih lama dibandingkan mengurus sendiri.

Saya mengunjungi website kedutaan besar Korea Selatan. Ternyata di website ini jelas sekali syarat-syarat yang harus dibawa saat mengajukan visa.

Persyaratan Dokumen

– Paspor Asli dan Fotokopi Paspor (halaman identitas beserta visa/cap negara-negara yang telah dikunjungi)
– Formulir Aplikasi Visa (dengan satu lembar foto yang ditempel pada kolom foto)
– Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan
– Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja
– Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
– Fotokopi Bukti Keuangan:
* Surat Pajak Tahunan (SPT PPH-21)
* Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir dan surat referensi bank

** Untuk tipe visa C-3 Multiple silahkan untuk melihat persyaratan Multiple Visa
** Jika berstatus mahasiswa harus melampirkan surat keterangan mahasiswa dan bukti keuangan orang tua
** Ibu rumah tangga dan yang masih belum memiliki pekerjaan/penghasilan harus melampirkan bukti keuangan suami atau keluarga
** Bagi pengusaha yang ingin mengajak serta asisten rumah tangga, harus melampirkan surat sponsor dari Employernya (surat keterangan kerja, kartu keluarga, bukti keuangan tidak perlu dilampirkan)

** Dokumen yang telah dilampirkan jika dianggap masih belum lengkap oleh Consul maka pihak Kedubes Korea berhak untuk meminta tambahan dokumen.

Setelah melihat syarat-syarat yang dibutuhkan, langsung saya mengumpulkan dokumen. Dokumen yang saya cantumkan untuk mengajukan visa adalah :
1. Foto copy kartu keluarga
2. Foto copy KTP
3. Surat keterangan kerja dari kantor. Ini saya minta dalam bahasa inggris ke HRD
4. SPT pajak, bisa minta ke HRD juga
5. Rekening koran 3 bulan dan surat referensi dari bank. Untuk sebagian bank, hanya diberikan surat referensi saja. Nah, kamu harus minta juga print-printan rekening koran 3 bulan. Untuk minta surat ini kita harus bayar ke bank. Kalau saya dari BNI bayar 150 ribu. Biasanya tiap bank biayanya berbeda-beda.  Surat ini selesai dalam 2 hari. Oh ya, surat referensinya juga dalam bahasa inggris ya.
6. Mengisi aplikasi visa yang ada dalam website. ini dia, aplikasi visa Korea Selatan
7. Aplikasi visanya ditempel foto dengan ukuran 3,5 x 4,5
8. Saya gak menyerahkan SIUP perusahaan
9. Saya juga cantumkan tiket pp dan bukti pemesanan penginapan, meskipun gak diminta sih :). yah.. buah jaga-jaga aja… hehehe

Ponakan saya yang masih kuliah, juga ikut dalam trip ini. Karena masih kuliah, maka dia menyerahkan surat keterangan kuliah dari kampusnya. Surat ini wajib, karena ketika pertama datang dan hanya mencantumkan kartu mahasiswa, aplikasi visanya di tolak. Siangnya balik lagi dengan surat keterangan kuliah dari kampus, akhirnya di terima.

Selain itu, rekening koran dan surat referensi bank yang diajukan untuk membuat visa adalah milik orang tuanya. Cantumkan juga surat sponsor dari orang tua, yang menyatakan bahwa anaknya akan kembali ke Indonesia dan tidak mencari kerja di sana. Surat ini juga pakai bahasa inggris ya.

Nah, Baru-baru ini kedutaan besar Korea Selatan mengeluarkan pengumuman baru terkait pembuatan visa. Nah, perhatikan nih pengumuman ini : 

Mulai tanggal 17 Oktober 2016, untuk efisiensi waktu dalam pemeriksaan dokumen setiap pemohon visa harus menyerahkan Surat Pajak Tahunan (SPT) dan Rekening Koran tabungan 3 bulan terakhir beserta surat referensi bank
– Jika tidak memiliki SPT, harus melampirkan surat pernyataan yang menjelaskan alasan tidak memiliki SPT tersebut
● Jika diundang oleh perusahaan Korea, wajib melampirkan Surat Undangan, SIUP, dan Surat Jaminan dari perusahaan Korea tersebut
● Isi Formulir aplikasi selengkap mungkin
※ Jika formulir aplikasi tidak diisi secara lengkap atau terdapat data yang tidak benar dan tidak menyertakan dokumen keuangan, maka akan ada kemungkinan permohonan visa ditolak
 
 
 

Setelah semua persyaratan lengkap , saya langsung ke gedung kedutaan besar Korea Selatan di jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Tepatnya di sebelum rumah sakit Medistra, Pancoran. Karena datang pagi-pagi, yaitu sekitar jam 9 kurang, saya masih dapat antrian 19. heheheh… gak sampai setengah jam, nomer antrian sudah dipanggil… cepat kan? hehehe 🙂


PENDAFTARAN DAN PENGAJUAN VISA

  • Pengajuan Aplikasi Visa : 09.00~11.30
  • Pengambilan Visa : 13.30~16.30
  • Lama Proses Pembuatan Visa : Minimal 4 Hari Kerja, dihitung satu hari setelah hari penyerahan dokumen ( Proses bisa lebih dari 4 hari kerja jika dokumen dianggap belum lengkap dan interview jika dibutuhkan)
  • Selama Proses Pembuatan Visa, Paspor tidak boleh dipinjam
BIAYA PEMBUATAN VISA
  • Single Visa (Visa kunjungan dibawah 90 hari) : Rp. 544.000,-
  • Single Visa (Visa kunjungan diatas 90 hari) : Rp. 816.000,-
  • Multiple Visa (Berlaku untuk 5 tahun) : Rp. 1.224.000,-
  • Double Visa (2 kali masuk dan Berlaku untuk 6 bulan) : Rp. 952.000,-
  • Biaya visa tidak dapat dikembalikan apabila dibatalkan proses pengajuannya atau visa ditolak oleh pihak Kedubes Korea

Setelah dokumen lengkap dan diterima, akhirnya dikasih formulir pengambilan visa. Di sana ditulis kapan perkiraan visa kita jadi. Nah, untuk membuat visa Korea Selatan lamanya sekitar 4 hari kerja. Bisa juga lebih, atau bila dokumen kurang kita akan ditelpon atau diwawancara.

MENGECEK STATUS VISA 

Setelah 4 hari atau waktu yang diperkirakan visa jadi, kita bisa cek secara online melalui web site ini mengecek status visa yang kita ajukan . Setelah selama 4 hari dek-dekan dan menunggu -nunggu akhirnya saya coba cek aplikasi visa di web. Nah.. ini penuh drama, karena kalau kita salah masukin urutan nama, maka hasil pencarian gak ditemukan. Tambah bikin dek-dekan kan… hehehe

Caranya adalah, setelah masuk website ini , lalu klik check aplication status , lalu isilah kolom yang ada. klik diplomatic office, lalu Aplication no diganti jadi paspor no, dan isi nomer paspor kita. Kemudian nama, jangan sampai salah ya, tulis dulu nama belakang, baru nama depan. Kemudian masukan juga tanggal lahir. Dan… keluar deh status visa kita.

Kalau sudah di approve, kamu bisa ambil ke kedutaan besar Korea Selatan, tempat kamu bikin visa. Waktu pengambilan dari jam 14.00-16.30 WIB. Sampai sana, tinggal kasih form pengambila visa ke loket dan kita menunggu giliran untuk dipanggil. Gampang kan? hehehe 🙂

Alhamdulillah ya… 🙂

 

Oh ya, membuat visa dengan menggunakan jasa biro perjalanan terkadang agak menyusahkan, seperti cerita teman saya. Rekening koran atau tabungannya minimal harus 50 juta rupiah. Kalau gak sebesar itu, mereka gak mau. Padahal, jumlah rekening yang kita ajukan gak harus sampai segitu sih. Katanya, ukurannya adalah per hari 1,5 juta rupiah kali lamanya kita berkunjung. Tapi amannya sih diatas 15 juta rupiah.

Saya juga bingung apa kriteria kedutaan menolak visa, sebab ada juga yang rekeningnya besar dan sudah menyerahkan semua persyaratan, visanya ditolak. Namun kejadian ini sangat langka. Sebab kemungkinan besar visa kamu akan diterima.

Oh ya, bila menggunakan jasa biro perjalanan biasanya tambah biaya 100 ribu rupiah.

Happy travelling 🙂

Kang Mo Yeon

*tulisan ini saya publish juga di http://www.liburansari.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s