Battleship Island, Film Sejarah Kelam Korea-Jepang Dengan Bintang Menawan

Film Battleship Island adalah film sejarah yang istimewa, menurut saya. Film ini bukan hanya bagus dari sisi sinematografi-nya tapi juga diperkaya dengan pemain-pemain yang bagus dalam akting dan tentu saja sedang populer.

Misalnya saja Song Joong Ki, ia yang memerankan Park Moo Young, tentara yang dilatih khusus dan punya misi membebaskan para pekerja di Battleship Island. Nama Joong Ki ini sedang naik daun pasca drama Descendant Of The Sun dan kabar pernikahannya dengan Song Hye Kyo. Tapi tentu saja, kesuksesan film ini bukan semata karena Joong Ki, tapi ada aktor lain yang juga berperan sangat bagus, seperti So Si Jub dan Hwang Jung Min. Sejak awal saya sangat yakin film ini akan sukses, sebab digawangi sutradara cukup terkenal Ryoo Seung Wan.

Ryoo Seung Wan ini sebelumnya juga sukses menggawangi film veteran dan sempat masuk nominasi Oscar bersama film lain seperti The Assasin dari Jepang.

Film Battleship Island diambil dari sejarah kelam Korea Selatan dan Jepang. Saat perang dunia ke-2, Jepang yang bersekutu dengan Rusia menjajah sejumlah negara, diantaranya Korea Selatan dan juga Indonesia. Sejumlah orang Korea di bawa ke Battleship Island atau yang juga disebuh Hashami Island dekat kota Nagasaki, Jepang. Pulau ini sengaja dibuat sebagai lokasi penambangan batu-bara. Baru-bara ini yang banyak digunakan untuk menopang industri di Jepang saat itu.

di Pulau Hashima ini, warga Korea banyak yang dipekerjakan secara paksa. Kalau di Indonesia seperti romusha. Selain untuk para pekerja paksa, tambang ini juga dijadikan tempat pembuangan para pemberontak Korea.

Hwang Jung Min adalah seorang musisi asal Korea yang terkenal. Ia membawakan bandnya bersama timnya dan anaknya, So Hee (Kim Soo Ahn). Di Korea ia dijanjikan untuk tampil di Jepang, tapi ternyata di dibohongi dan dibawa ke Hashima Island. Begitu pula dengan Preman nomer satu Korea, Ji Sub yang memerankan Choi Chil Sung. Chil Sung pun kena tipu dan dibawa ke Hashima Island bersama sejumlah orang Korea lain.

Sampai di Hashima Island, mereka dijadikan pekerja paksa dengan upah minim, bahkan mereka diminta bayar uang transportasi dan akomodasi hingga sampai Hashima Island. Sedangkan yang wanita di jadikan pelacur di pulau tersebut.

Dalam film ini digambaran betapa kejamnya penguasaan Jepang saat perang. Mereka diminta membuka semua pakaian dan diperiksa sebelum jadi pekerja.

Song Joong Ki yang memerankan park Moo Young, seorang tentara terlatih diminta membebaskan seorang tentara yang ditangkap Jepang dan diasingkan di Hashima Island. Akhirnya Moo Young masuk diam-diam ke Hashima Island. Namun dalam menjalankan misinya, ia mengetahu bahwa di orang yang harus ia selamatkan, Yoon hak Chul adalah penghianat. Hak Chul bekerjasama dengan pemimpin di Hashima Island, Shimazaki mengambil uang para pekerja.

Dari sinilah konflik semakin besar muncul. Serangan Amerika Serikat ke Hashima Island, membuat kekuatan Jepang melemah. Akhirnya kesempatan ini digunakan oleh mereka untuk menyelamatkan diri dan kabur dari pulau menggunakan kapal batubara.

Film ini sangat bagus menggambarkan situasi tambang batubara yang gelap dan pengap, juga bagaimana perjuangan orang-orang korea dalam membebaskan diri dari Hashima Island. Bahkan suasana drama di film ini juga masih terasa di tengah perang.

Menurut saya film ini bagus, akting pemain senior seperti Hwang Jung Min patut diacungi jempol. begitupula dengan Ji Sub dan Joong Ki. Detil film ini terlihat nyata, misalnya saja tubuh para pekerja yang penuh daki, serta bagaimana mereka harus akting telanjang.

Film Battleship Island ini sekaligus fakta sejarah yang tak bisa dimanipulasi. Film ini jadi kontroversial di negara asalnya, Korea, karena dianggap memperlihatkan adu-domba antara bangsa Korea sendiri. Tapi di Amerika Serikat dan di negara lain, film ini justru laris. Bahkan di AS, penjualan film ini menjadi yang terlaris diantara film berbahasa asing lain. Terakhir, film ini mampu membukukan pendapatan lebih dari 400 juta dolar. Melebihi film sebelumnya, Ode to my Father (Korea) dan Assasin (Jepang).

Menurut saya, sama seperti sejarah di penjajahan Jepang di Indonesia, pasti ada penghianat yang rela menjual bangsanya demi kepentingan pribadi. Begitu pula di Korea. Jadi film ini memang menceritakan hal yang sesungguhnya terjadi saat perang.

Bravo Battleship Island.

Kapan ya kita bisa bikin film keren kaya gini. 😦

Kang Mo Yeon

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s